Note: Postingan yang sudah up beberapa hari mungkin mendapat sedikit tambahan konten, barangkali ada yang kelupaan di ketik dan baru inget sehari setelahnya
Wednesday, June 24, 2026
Gunung piring, gelas dan jamur busuk
Ia tahu jika belum ada gunung, maka bersantai masih lah enteng. Namun jika piring dan gelas kotor sudah menggunung, hendaknya segera ditangani sebelum tergempur tugas-tugas yang lain, yang akan memaksa gunung itu terus meninggi sepanjang pekan berikutnya. Ketika gunung itu telah menjulang sebegitu tinggi nya, tugas itu terasa semakin berat dan semakin sulit untuk mengumpulkan motivasi membereskannya. Lebih mudah untuk menyerahkannya pada diri masa yang akan datang, yang merupakan tindakan tak bertanggung jawab.
Ketika gunung itu berdiri, tak ada lagi yang lebih penting dari gunung itu. Semua harus menjadi taruhan yang semua-atau-tidak-sama-sekali. Tidak ada tugas yang lebih penting dari gunung itu, karena ia telah menanti ditangani sejak berminggu-minggu yang lalu ketimbang tugas-tugas lainnya. Lantai yang berdebu, pakaian yang belum masuk keranjang cucian, halaman yang penuh daun kering, noda di dapur, meja makan yang kotor, semua itu bisa dibereskan dalam 10 menit. Cucian piring? Itu adalah gunung, dan meratakan gunung butuh waktu hingga berbulan-bulan kerja tanpa libur.
Semua pekerjaan lain yang lebih kecil berada di balik gunung itu, dihadang oleh gunung itu, dan tidak ada jalan lain.
Sunday, June 21, 2026
pasang surut iman
Aku merasa, sebegitu mudahnya iman ku rontok. Yang awalnya kuniatkan untuk kembali ke jalan yang lurus, dengan entengnya kembali berbelok. Melewatkan solat subuh, diperbudak hawa nafsu, menyia-nyiakan waktu, menunda ibadah dengan apapun itu alasannya.
Aku tekadkan diriku untuk tidak lagi mendengarkan musik, namun sesekali terputar musik di latar suara reels IG yang muncul di beranda ku, dan sesekali aku menjadi rindu sekali, meski hanya sesaat. Akan syahdu nya lagu Komorebi no Yell, jingkatan penuh energi yang diajak oleh Star Star Start, dan berbagai macam lagu yang telah kutinggalkan.
Lalu, ketika membahas perkara buang-buang waktu, aku tidak yakin harus mulai dari mana. Aku tentu saja tahu, semua berakar di gadget digital, media sosial, pembaruan status di beranda, pilihan tontonan di Youtube yang tak pernah habis, tidak hanya menunda waktu, tapi juga pemancing syahwat. Sehingga, sesungguhnya, yang perlu kurelakan adalah semua itu, yang terasa begitu banyak, dan belum tega ku tinggalkan secara sekaligus.
Barangkali, alih-alih meninggalkannya sebagaimana yang kulakukan pada musik, yang bisa kulakukan adalah berjalan berdampingan dengan nya. Perlahan menggeser sedikit porsinya dan menggantinya dengan hal lain yang lebih bermanfaat, seperti mencuci piring, mencuci baju, barangkali. Aku masih tidak yakin, metode paling ideal untuk menangani masalah ku yang satu ini. Tidak pantas meninggalkan cucian piring membusuk hingga 3 minggu, tidak pantas meninggalkan makanan di atas meja makan hingga koloni semut rumah menghabiskan apa yang selalu ada di meja, hingga mereka terbiasa berpatroli diatasnya untuk mencari makanan sisa terbaru. Banyak hal yang tak pantas yang kubiarkan terjadi dirumah, yang kubiarkan terjadi pada imanku, begitu banyak.
Aku ingin semua ini lebih enteng, aku ingin lebih bersih, aku ingin bisa disiplin, beriman, dan menghargai waktu, dan tidak malas.
Pencapaian :
- Original series
- - Al Ikhlas
- - An Naas
- - Al Falaq
- - Al Kautsar
- - Al Asr
- - Al Kafirun
- - Al Lahab
- - Al Fiil
- - Al Maun
- - An Nasr
- - Al Humazah
- - At Takatsur
- Nightfall series
- - Ad Dhuha
- - Al Quraisy
- - Al Qadr
- - Al Insyirah
- Midnight series
- - Al Adiyat
- - Al Zalzalah
- - At Tin
- - Al Bayinah
- Daybreak series
- - Al A'la
- - Al Ghasiyah
- - Al Layl
- - As Syams
- - Al Infitar
- - Al Alaq
- - Al Insyiqaq
- - At Tariq
Hafalan :
- Al Buruj
- At Takwir
Sunday, June 7, 2026
Menyekutukan tuhan dalam hatiku
Di Threads, aku disuguhkan selalu akan unggahan hadis-hadis, kajian islami, dan itu membuatku merasa tak pantas untuk selalu membukanya setiap saat. Barangkali suguhan-suguhan itu membuatnya mengadopsi karakteristik suatu kitab, menjadi simbolisasi tobat dan akidah bagiku. Dan tobat sepenuhnya terasa jauh lebih berat ketimbang berangsur-angsur memperbaiki akidah.
Dan... yang paling tak ku duga, Eridani. Wanita itu sekarang menjadi pacarku, pujaan hati yang membalas cintaku. Hati kami yang saling memuja, meski diniatkan untuk tetap berada di jalan yang lurus, turbulensi yang kami rasakan begitu kuatnya hingga kami jatuh dan bangun dalam kubangan dosa. Sebagian hatiku bersyukur, atas firman tuhanku yang memasang-masangkan hambanya secara setara akidahnya. Namun sebagian lagi malu, bergejolak dalam hati ini, akan hasratku untuk terus memuja wanita itu, sedang tuhanku aku tinggalkan untuknya yang telah Dia titipkan padaku.
Aku... masih menghafalkan juz amma sebagai ganti dari hobi menghafal lirik lagu dan mendengarkan musik itu. Aku tak tahu apakah aku akan dapat menghafal keseluruhan isi buku itu, namun aku masih berusaha, setapak demi setapak.
Tapi yang kusadari, musik dapat kudengarkan dan kuputar dimana saja. Dimobil, di rumah, sambil menyetir, sambil berkegiatan. Namun tidak dengan bacaan Al-Quran. Ada suatu beban, sesuatu yang menahanku dari memutarnya di rumah, selalu ia hanya di mobil, tak pernah dirumah, tak pernah sambil berkegiatan. Aku tak yakin apa ada cara yang tepat untuk membenahi hal itu.
Pencapaian :
- A'la
Hafalan terkini :
- Insyiqaq
Sunday, April 12, 2026
Yang kutuhankan dalam hatiku
Ketika hati resah, gelisah seusai berbuat dosa, ketika terbersit keinginan untuk mengobati sesak dalam hati itu dengan musik, ketika itu lah tuhan sedang memanggilku, untuk kembali ke jalanNya.
Saturday, April 4, 2026
Membandingkan Saturnus dan Epsilon Eridani
Namun kemudian berlangsung lama jangka waktu ku tak bertukar kabar dengannya. Ketika aku menanyakan keadaannya, ia berada dalam kondisi yang tak kusangka dapat ia alami. Terombang-ambing tak tentu arah setelah menyelesaikan studinya di Jiran dan menunggu wisuda, ia singkat bercerita sehari-harinya belakangan dihabiskan di kamar, tak hendak bergerak, tak memiliki cukup niatan untuk membenahi kondisinya.
Aku... tak tahu.
Barangkali pula, jawaban yang disiapkan Allah untukku bukan keduanya.