Pekerjaan rumah paling sulit seorang yang tinggal sebatang kara dan hanya bisa membersihkan tempat tinggalnya di akhir pekan serta menderita disfungsi eksekutif adalah cucian piringnya ketika telah menggunung.
Ia tahu jika belum ada gunung, maka bersantai masih lah enteng. Namun jika piring dan gelas kotor sudah menggunung, hendaknya segera ditangani sebelum tergempur tugas-tugas yang lain, yang akan memaksa gunung itu terus meninggi sepanjang pekan berikutnya. Ketika gunung itu telah menjulang sebegitu tinggi nya, tugas itu terasa semakin berat dan semakin sulit untuk mengumpulkan motivasi membereskannya. Lebih mudah untuk menyerahkannya pada diri masa yang akan datang, yang merupakan tindakan tak bertanggung jawab.
Ketika gunung itu berdiri, tak ada lagi yang lebih penting dari gunung itu. Semua harus menjadi taruhan yang semua-atau-tidak-sama-sekali. Tidak ada tugas yang lebih penting dari gunung itu, karena ia telah menanti ditangani sejak berminggu-minggu yang lalu ketimbang tugas-tugas lainnya. Lantai yang berdebu, pakaian yang belum masuk keranjang cucian, halaman yang penuh daun kering, noda di dapur, meja makan yang kotor, semua itu bisa dibereskan dalam 10 menit. Cucian piring? Itu adalah gunung, dan meratakan gunung butuh waktu hingga berbulan-bulan kerja tanpa libur.
Semua pekerjaan lain yang lebih kecil berada di balik gunung itu, dihadang oleh gunung itu, dan tidak ada jalan lain.
No comments:
Post a Comment