Ia membiarkanku diam dan termenung, akan apa yang hendak kulakukan, akan apa yang telah aku lakukan, dan membiarkanku meresapi semuanya.
Akan penyesalan, akan pencapaian (atau ketiadaannya), akan tujuan. Hendak kemana aku? Hendak kubawa kemana diri ini? Hendak kuapakan sisa umurku?
Aku merasa kembali jadi anak kecil yang baru beranjak dewasa di tengah pandemi itu, yang mata serta hatinya berbinar menyaksikan film Walter Mitty yang diperankan Ben Stiller. Yang terus menerus, berulang-ulang mempertanyakan, hendak jadi apa aku?